Join The Community

Premium WordPress Themes

Search

Kamis, 18 Oktober 2012

Tanggung Jawab Mahasiswa


Mahasiswa adalah orang yang dicap sebagai orang-orang yang terseleksi oleh alam yang akan menempuh pendidikan yang terakhir guna mendapatkan gelar sarjana. Mahasiswa adalah orang yang dipercaya mampu melakukan semua hal yang ada dilingkungan sekitarnya maupun masyarakat pada nantinya. Legitimasi mahasiswa didunia pendidikan tidak bisa di ragukan lagi karena kebanyakan mahasiswa setelah menjadi seorang mahasiswa mau tidak mau haru terjun kedunia pendidikan baik itu formal, non formal maupun informal karena sudah di atur dalam bunyi Tri Darma Perguruan tinggi salah satunya adalah pendidikan seperti itu.
Berbicara jauh tentang mahasiswa yang masih belum para calon sarjana ini atau mahasiswa belum tahu kedudukannya dalam masyarakatnya karena apa, pada masyarakat para mahasiswa tidak mau tahu tentang keadaan dari lingkungannya itu sendiri yang penting dia kulyah dan setelah selesai sarjana maka
akankerja tanpa menghiraukan apa yang terjadi pada sekitarnya. Mahasiswa seperti ini apa mau kita panggil sebagai seorang mahasiswa? Mahasiswa harus mampu melakukan perubahan pada lingkungannya karena dalam Tri Darma Perguruan Tinggi sudah yang harus dilakukan olrh mahasiswa selain pendidikan dan penelitian hal itu adalah pengabdian. 
Legitimasi mahasiswa pada saat ini pada masyarakat banyak sekali dihiraukan oleh para mahasiswa sekarang ini kenapa sampai demikian jelaslah bahwa ketika kulyah yang dia hanya lakukan kos-kampus kos-kampus kos-kampus hanya ini saja yang dilakukan sehingga yang didapatkan hanya itu saja seperti itu. Jika kitaberfikir bahwa kampus hanya sebagai mediasi mahasiswa saja karena mahasiswa dituntut mampu mencari ilmu dengan sendirinya. Kampus hanya memberikan 25% yang 75% kemana mahasiswa akan mencarinya seperti itu. Jika hanya kos-kampus  kos-kampus kos-kampus jadi mahasiswa hanya mendapatkan 25% saja seperti itu.
Jadi apakah sekarang kita sebagai mahasiswa akan tidak mau tahu lagi apa yang terjadi masyarakat? Jika seperti itu berarti janji kita sebagai mahasiswa telah tercoreng apa mau kita menjadi mahasiswa yang terus berdosa tidak mau mengabdikan diri. Jadi saya mengajak kepada sahabat/i mahasisawa untuk senantiasa belajar dan belajar terus tanpa memilih serta sering-sering diimbangi dengan diskusi dan juga masuk organisasi karena dari organisasi kita mampu berfikir “apa yang saya dapat berikan kepada masyarakat bukan apa yang masyarakat dapat berikan kepada saya”(yho/18/05

0 komentar:

Poskan Komentar